Laman

Kamis, 12 Maret 2015

DHCP (Dynamic Configuration Protocol)

PENGERTIAN DHCP

DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Komputer yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client. Dengan demikian administrator tidak perlu lagi harus memberikan nomor IP secara manual pada saat konfigurasi TCP/IP, tapi cukup dengan memberikan referensi kepada DHCP Server.

Pada saat kedua DHCP client dihidupkan , maka komputer tersebut melakukan request ke DHCP-Server untuk mendapatkan nomor IP. DHCP menjawab dengan memberikan nomor IP yang ada di database DHCP. DHCP Server setelah memberikan nomor IP, maka server meminjamkan (lease) nomor IP yang ada ke DHCP-Client dan mencoret nomor IP tersebut dari daftar pool. Nomor IP diberikan bersama dengan subnet mask dan default gateway. Jika tidak ada lagi nomor IP yang dapat diberikan, maka client tidak dapat menginisialisasi TCP/IP, dengan sendirinya tidak dapat tersambung pada jaringan tersebut.

Setelah periode waktu tertentu, maka pemakaian DHCP Client tersebut dinyatakan selesai dan client tidak memperbaharui permintaan kembali, maka nomor IP tersebut dikembalikan kepada DHCP Server, dan server dapat memberikan nomor IP tersebut kepada Client yang membutuhkan. Lama periode ini dapat ditentukan dalam menit, jam, bulan atau selamanya. Jangka waktu disebut leased period.

KELEBIHAN DHCP

1. Memudahkan dalam transfer data kepada PC client lain atau PC server.

perintah dasar mengkonfigurasi MikroTik



Berikut beberapa perintah dasar mengkonfigurasi MikroTik dengan menggunakan Command Line :

1. MemberiNama Router

/system identity set name=RouterKu
2. Melihat Interface yang terpasang

/interface print
3. MemberiNamapada Interface Ethernet

/interface ethernet set ether1 name=Public
/interface Ethernet set ether2 name=Local
atau
/interface set 0 name=Public
/interface set 1 name=Local
atau
/ interface set 0 name=Public; set 1 name=Local
4. Memberi IP Address pada interface Public dan Local

Selasa, 11 Maret 2014

Sejarah Perkembangan Internet

     Pada awalnya, Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), dalam proyek tersebut, mereka mendemonstrasikan perangkat hardware dan software komputer yang berbasis UNIX bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. dalam proyek ARPANET, dirancang pula bentuk jaringan (topologi), kehandalan jaringan, besar informasi yang dapat dipindahkan, dan semua standar yang akan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang ini dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)
     Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. pada saat